Dua Kandidat Balon Ketua DPD Sulamapua Bersaing Ketat

by redaksi

Dua kandidat ini rival berat, mulai di musim pemilihan tahun 2016 lalu, kali ini keduanya terlibat bersaing kembali meraih posisi orang nomor satu di DPD Sulamapua, yang bakal di gelar 19 Oktober 2020. Lalu apa saja program kerja yang ditawarkan.

Wartapenilai.id—Pesta demokrasi DPD Sulamapua, yang bakal di gelar 19 Oktober 2020, persaingan antar dua balon kian ketat. Sosialisasi di tengah calon pemilih, yang digelar Calon Nomor urut 2, Abdullah Najang, di Red Corner, Makassar, 9 Oktober 2020 malam, begitu meriah. Sosialisasi itu juga dihadiri Iki Paseru, yang notabene reval dalam pemilihan. Itulah bentuk kedewasaan, demokrasi Penilai di Sulamapua yang patut diapresiasi.

Yang jelas Ketua DPD MAPPI Sulamapua terpilih, memiliki tugas yang tidak ringan di Indonesia bagian timur itu. Wilayah itu menjadi tujuan investasi global yang masuk ke Indonesia, khusus profesi penilai di sana harus bersiap diri, terutama dari segi kapasitas dan kompetensi. Untuk mengetahui apa dan bagaimana memajukan profesi di Indonesia bagian timur itu, wartapenilai mencoba merangkum hasil wawancara dengan dua balon Ketua DPD MAPPI Sulamapua. Berikut program kerja yang ditawarkan.

Program Kerja Abdullah Najang.

Bendahara Umum, DPD MAPPI Sulamapua dua periode, Abdullah Najang, yang mencalonkan diri sebagai Balon Ketua DPD Sulamapua ini saat dikonfirmasi sosialisasi itu dilakukan untuk membuat gariah penilai di Sulamapua agar semakin peduli kembali dengan profesi yang dijalani. Sosialisasi bertema “Sinergitas dan Optimalisasi Peranan Organisasi Ddemi Kemajuan Penilai Yang Berkompetensi Dan Beritegritas Di Wilayah Sulamapua” itu diarahkan untuk menjaring masukan untuk membawa profesi itu lebih maju di Sulamapua.

Program kerja yang di usung, Balon Ketua DPD Sulamapau Nomor Urut 2, Abdullah Najang, menjelaskan tidak jauh dari program kerja DPN terpilih di Munas lalu dan secara garis beras ada empat program utama. “Setelah pengundian nomor urut, kami meminta restu DPN terpilih dan program kerja yang diusungnya, program mana saja yang ada irisannya dengan DPD,” terang Najang.

Lulusan S1 Statistika MIPA, IPB tahun 2000 ini menjelaskan program kerja pertama pendidikan dan keprofesian. Hal ini terkait untuk meningkatkan jumah penilai di Sulamapu, dimana jumlah penilai dengan kebutuhan yang ada masih jauh dari kurang. Peningkatan jumlah penilai di Sulamapua dilakukan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan. Tentunya dengan biaya pendidikan yang terjangkau anggota. Apalagi secara geografis wilayah Sulamapua terbagi dari tiga pulau besar. Di Pulau Maluku belum ada Penilainya dan itu menjadi targetnya untuk mengibarkan profesi penilai,” terang Najang kelahiran Bonto Sanra, 13 Desember 1976.

Lebih lanjut, Kepala Cabang Makassar, KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan ini melanjutkan program kedua terkait dengan keoragisasian DPD Sulamapua. Untuk menjalankan roda organisasi, bila dipercaya memimpin DPD Sulamapua, Abdullah Najang akan membentuk struktur organisasi yang kuat, diisi anggota penilai Sulamapua yang memiliki kapasitas dan kepedulian tinggi terhadap perkembangan profesi. “Kabinet DPD diisi anggota yang memiliki keinginan membangun profesi bersama bukan berdasaran deal-deal. Strukturnya mirip dengan pusat tetapi disesuaikan kebutuhan di daerah,” terang Najang.

Program ketiga, mendukung rencana DPN MAPPI merealisasikan UU Penilai. Itu isu strategis DPN MPPI yang akan mendapat support dari Sulamapua. Abdullah Najang akan melakukan lobi politik dengan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulamapua. “Kita akan coba buka jalur ke sana, dari setiap provinsi ada perwakilan, ini akan kita lakukan membuka komunikasi dan menyuarakan pentingnya UU bagi profesi penilai,” terang Najang.

Abdullah Najang ini melanjutkan progam ke empat adalah eksistensi penilai. Profesi dibawah MAPPI perlu lebih didekatkan pada publik di Sulamapua. Najang akan terus melakukan sosialisasi baik ke pemerinah daerah, universitas termasuk membuka pendidikan S2 penilai di Universitas Hasanuddin.

Sebagai orang yang dua periode terlibat di kepengurusan MAPPI Sulamapua, Abdullah Najang banyak belajar dan memahami profesi, masalah yang dihadapi, dan apa solusi yang di tawarakn. Dari pengalaman sebelumnya, program kerja yang terlibat berkembang akan terus di tingkatkan, dan program kerja yang belum optimal akan dioptimalkan. “Mungkin sebelumnya karena kesibukan, ada beberapa bidang memang kurang optimal. Ke depan akan dibenahi dan akan merealisasikan kantor sekretariat DPD Sulamapua sebagai rumah penilai,” terang Abdullah Najang.

Program Kerja Iki Paseru

Ketua Bidang Pendidikan DPD MAPPI Sulamapua, periode 2012-2016, Iki Paseru juga tampil mencalonkan diri sebagai Balon Ketua DPD MAPPI Sulamapua nomor urut 1. Iki Paseru menjelaskan program kerja yang diusung akan membawa MAPPI Sulamapua Berjaya kembali. Itu direalisasikan dengan 3 pilar yang bisa membawa perubahan penilai anggota MAPPI Sulamapua berjaya kembali. Yaitu melalui penguatan kompetensi, kemitraan, dan kesejahteraan, jelasnya.

Managing Patrner KJPP Iki Paseru & Rekan ini menjelaskan pilar pertama meningkatkan kompetensi penilai melaklui pendidikan. Itu dilakukan dengan membuka kelas pendidikan designasi mulai PLP2 dan PLS, PDP bisnis secara online, akan menggelar PPL jasa konsultasi yang menjadi bagian dari KJPP, menggalakan olah raga, melakukan sosialisi peran profesi ke setiap universitas di Sulamapua, menggelar gowe penilai setiap bulan, dan menggelar olah raga golf setiap minggu.

Alumnus, S1 Ekonomi Trisakti Jakarta ini, menegaskan kompetensi terkait dengan pendidikan. Selama ini dia mengakui pendidikan desidnasi penilai di DPD Sulamapua masih minim digelar. Bila Iki Paseru terpilih berjanji akan merealisasi pendidikan designasi mulai properti dan bisnis akan banyak di gelar. “bila saya dipercaya memimpin DPD Sulamapua, akan merealisasi PDP 2 properti dan PLS, dimana selama ini belum ada,” terangnya.

Lebih lanjut, Iki Paseru pria kelahiran Ujung Pandang 9 Nopember 1968 silam itu, juga akan merealisasikan pendidikan kompetensi PDP bisnis, yang selama ini banyak dilakukan di Sulamapua hanya pendididkan properti. Ini akan menambah wawasan dan membuka penilai konsen di bisnis.

Pilar kedua melakukan kemitraan. Iki Paseru untuk tindak lanjut dari pengembangan pendidikan bisnis ini, akan dilakukan kemitraan dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Sulamapua. Dengan kemitraan ini, Iki Paseru menawarkan jasa yang bisa di sediakan profesi penilai bukan hanya penilaia properti tetapi juga bisa bisnis.

Dengan dibangun peningkatan kompetensi, kemitraan juga dilakukan sosialisasi di Sumlapau. Bisnis memang belum begitu dikenal dan akan dikembangkan di semua wilayah Jayapura. “Pengusaha menjadi paham ternyata ada penilai bisnis melalui kemitraan. kompetensi terpenuhi melalui kemitraan penilai menjadi lebih sejahtara,” terangnya.

Pilar ketiga program kesejahteraan. Iki Paseru menjelaskan program mensejahterakan penilai ini dalam kontek umum lahir dan bathin, tolok ukur kesejahtaeraan memang berbeda. Salah satunya mendorong perbankan di daerah Sulamapua bisa memberikan fasilitas bunga KPR murah untuk anggota penilai. “Penilai selama ini penilai menghitung aset pihak lain bermilyar-milar namun mereka belum memiliki rumah sendiri. Selama ini masih banyak ngontrak rumah, saya dorong untuk memiliki rumah sendiri,” jelas Iki Paseru.

Memang dia mengakui pasar penilai di Indonesia, khususnya di Sulamapua semakin terbuka, termasuk dengan adanya UU 2 Tahun 2012 terkait pengadaan tanah untuk kepentingan umum, pprofesi penilai semakin berkembang. “Untuk penilaian yang kurang dipahami adalah penilaian bisnis yang akan terus dikembangkan,” jelasnya.

Iki Paseru menegaskan program kerja yang diusungnya berdasarkan hasil riset yang benar-benar dibutuhkan anggota. Selain program kerja yang ditawarkan, Iki Paseru Kantor Sekretariat MAPPI Sulamapua. Juga menargetkan pengembangan DPD di wilayah Sulamapua. “Dengan memiliki Kantor Sekretariat, penilai bisa mengoptimalkan beraktivitas keprofesiannya, menjadikan secretariat senagai tempat komunikasi penilai di daerah,” jelas Iki Paseru.

Itulah sederet program kerja Balon Ketua DPD MAPPI Sulamapua, yang bisa menjadi referensi anggota penilai di daerah Sulamapua untuk bisa menentukan pillihannya. Selamat ber-Musda merusmukan jalannya organisasi dan memilih ketua baru. (Hari Suharto)

0 0 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x