Menentukan NFA dari GFA

by redaksi

Luas lantai kotor atau gross floor area (GFA) meruakan total luas lantai dari semua lantai bangunan dihitung dengan dimensi luar bangunan termasuk struktur, sekat, koridor, tangga. Sedangkan luas lantai bersih (NFA) dalam luas lantai kotor (GFA).

Wartapenilai.id—Gross Floor Area (GFA) atau luas lantai kotor pada Gedung menjadi dasar menentukan luas lantai mulai dari lantai kotor hingga berbagai jenis lantai bersig (NFA). Seperti luas lantai bruto dari Gedung bertingkat, yang tidak mengecualikan ruang apapun, berbagai kamar dalam bangunan. Dalam penilaian ini menjadi dasar memperhitungkan nilai.

Total luas lantai sebuah bangunan, termasuk semua ruang publik dan pribadi. Balkon dan dek dianggap di luar gedung dan bukan bagian dari GFA. Itu daerah yang terkandung dalam dinding-dinding luar bangunan diukur pada setiap tingkat lantai (termasuk lantai bawah tingkat tanah), bersama-sama dengan daerah masing-masing balkon di gedung.

Dasar untuk menghitung GFA dapat bervariasi di antara pemilik dan terkadang GFA tidak termasuk garasi parkir. Semua area di dalam dinding luar, termasuk parkade (GFA), semua area di dalam dinding luar, tidak termasuk parkade (GFAxP). Terkadang area berikut dikecualikan dari penghitungan GFA, yang menghasilkan GFAx atau NFAx seperti garasi parkir, poros udara, poros elevator

GFA ditentukan melalui penarikan lepas landas atau lepas landas lapangan dan digunakan dalam lepas landas kuantitas. Tujuannya untuk memperbandingan, memperkirakan, penganggaran. Luas Lantai Kotor digunakan dalam analisis benchmarking saat membuat perbandingan antar bangunan. Efisiensi ruang secara sederhana didefinisikan sebagai rasio NFA ke GFA.

Jumlah semua bidang antara komponen bangunan vertikal (dinding, sekat, dan lainnya) yaitu luas lantai bruto dikurangi luas untuk komponen struktur. Dan area lantai dapat digunakan, luas lantai bersih untuk tujuan penggunaan bangunan, luas lantai bersih dikurangi dengan area sirkulasi (koridor, tangga, dll.) Dan area fungsional (WC, ruang penyimpanan, dll.)

Sedangkan net floor area (NFA) atau area lantai bersih merupakan daerah yang bisa digunakan lantai bangunan, untuk fungsi yang dimaksud, yang didasarkan pada luas lantai kotor (GFA) dari bangunan satu dikurangi atau lebih dari “sub-bidang” bangunan.

NFA adalah setiap sub area bangunan yang berasal dari ekstraksi satu atau lebih area berikut dari luas lantai bruto. Seperti ruang publik atau ruang pribadi (suite), ruang terkondisi atau ruang tak bersyarat, garasi parkir, poros udara, poros elevator dan tangga, dan kolom struktural, dinding (ketebalan).

NFA merupakan faktor geometri rencana dan akan bervariasi tergantung pada bentuk dan konfigurasi bangunan secara keseluruhan relatif terhadap area layanan. NFA ditentukan melalui kuantitas lepas landas yang berasal dari satu atau lebih metode berikut untuk menggambar lepas landas dan lepas landas lapangan.

Dalam aplikasinya bidang manajemen aset, NFA digunakan untuk berbagai tujuan, antara lain memperkirakan biaya untuk modal proyek, penganggaran biaya operasional tahunan, pembandingan dan analisis lainnya berdasarkan biaya per meter persegi, evaluasi kebutuhan pengguna ruang untuk kebutuhan. Sedangkan efisiensi ruang didefinisikan sebagai rasio NFA terhadap GFA.

Sebagai ilustrasi, luas lantai bersih untuk membantu menggambarkan hubungan dengan luas lantai kotor. Seperti luas Lantai Bersih (NFA) dari unit pribadi di sebuah bangunan kondominium hunian biasanya 60% dari Luas Lantai Bruto (GFA). NFA properti bersama di gedung kami adalah 40% dari GFA. Untuk tujuan pembandingan yang akurat, NFA harus dihitung menggunakan metodologi yang konsisten. (***/HS)

5 1 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x