Tantangan Penilaian Di Tengah Covid-19

by redaksi

Wartapenilai.id—Penilaian merupakan kombinasi dari fakta, data, dan asumsi. Sebagai bagian dari proses risiko penilaian, penilai harus mempertimbangkan kondisi kontemporer dan selalu bertanya bagaimana perusahaan terpengaruh Covid-19. Wabah Covid-19 menjadi tantangan yang sangat tidak biasa bagi para profesional penilai, karena tidak tahu bagaimana bisnis dan industri tertentu dapat bereaksi setelah pembatasan dicabut dan ekonomi diizinkan melanjutkan operasinya secara normal.

Bisa jadi perusahaan pada industri yang sama terkena dampak secara berbeda karena keputusan yang dibuat manajemen. Selama pandemi ini ada beberapa industri yang memilih untuk tetap membuka dan melayani pelanggan disaat layanan serupa di daerah lain ditutup. Akibatnya lebih dari setengah karyawannya terdampak Covid-19.

Apakah keputusan tersbeut tepat, meskipun ada keuntungan awal karena bisnis serupa telah tutup. Tampaknya manajemen mungkin tidak siap melindungi stafnya dengan peralatan perlindungan diri yang memadai dan menerapkan jaga jarak sosial. Jika manajemen bisnis lalai menangani risiko dengan benar terkait wabah ini dan melindungi karyawannya secara memadai.

Bisnis di wilayah lain juga mengalami penurunan volume secara signifikan. Secara kasat terlihat industri menunjukkan banyak bisnis telah mengalami penurunan volume. Pengurangan volume itu jelas menghasilkan aliran kas dan nilai yang berkurang. Namun, manajemen menghadapi pengambilan keputusan yang sulit, bagaimana melindungi karyawannya dan bersedia menanggung konsekuensi sementara dari menurunnya bisnis dan arus kas dengan harapan mendapat posisi lebih baik di masa depan. Dua perusahaan di industri yang sama, manajemen berbeda dan hasil berbeda. Tinggal manajemen mana yang membuat keputusan lebih baik.

Penurunan bisnis terlihat mengalamai penurunan yang terlihat pada pendapatan selama kuartal pertama 2020 dibandingkan dengan 2019. Namun, biaya telah meningkat lebih tinggi daripada peningkatan pendapatan, dan dengan demikian, laba bersih semakin menurun. Pada kondisi ini sangat penting memahami jumlahnya dan mencari tahu mengapa biaya meningkat.

Dalam penilaian, sangat penting bahwa analis penilai memahami angka-angka, arah di mana angka-angka bergerak, dan strategi manajemen untuk mengatasi keadaan yang menantang, memasukkan kondisi itu dalam penilaian risiko dari arus kas masa depan, yang identik dengan nilai. Ada banyak perubahan yang terjadi di dunia akibat wabah Covid-19, dan tidak tahu kapan ekonomi akan terbuka, kapan arus kas kembali normal, atau apakah kenormalan di masa depan sama dengan normal masa lalu. Analis penilaian harus melihat dengan seksama kondisi itu pada perusahaan yang menjadi subjek, mempertimbangkan bagaimana keuangan perusahaan, cara manajemen menangani risiko saat ini, tanggal penilaian, dan banyak lagi.

Penting mendefinisikan hasil akhir dampak pandemi sebagai kondisi terbatas yang memiliki efek tidak diketahui pada bisnis dimasa mendatang. Seperti biasa, nilai yang ditentukan analis untuk sebuah perusahaan merupakan penilaian terbaik, mengingat fakta dan keadaan yang diketahui pada tanggal penilaian. (***/Harya)

0 0 votes
Article Rating
0
FacebookTwitterPinterestLinkedinWhatsappTelegramLINEEmail

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
  1. https://palembang-pos.com/
  2. https://dongengkopi.id/
  3. https://jabarqr.id/
  4. https://wartapenilai.id/
  5. https://isrymedia.id/
  6. https://onemoreindonesia.id/
  7. https://yoyic.id/
  8. https://beritaatpm.id/
  9. https://www.centre-luxembourg.com/
  10. https://jaknaker.id/