Koneksitas Trans Jawa Hampir Rampung

by redaksi

Kementerian PUPR menggenjot koneksitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di Pantura Puau Jawa. Progres pembangunan tl Semarang—Demak Seksi 2 mencapai 10,56 %.

Wartapenilai.id—Konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan industri dan pariwisata pembangunan terus di genjot. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meneruskan pembangunan proyek Tol Semarang – Demak sepanjang 27 km yang terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan tol trans Jawa mulai dari Merak hingga Pasuruan sudah diresmikan dan akan diteruskan hingga Banyuwangi. “Pembangunan Tol Semarang – Demak, menjadi kesatuan dnegan tanggul laut untuk menanggulangi rob di Semarang,” terangnya.

Fokus pembangunan Kementerian PUPR, terang Menteri Basuki, pada 5 tahun ke depan menghubungkan jalan tol dengan kawasan-kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata. Itu sesuai dengan dengan visi pemerintah 2020-2024.

Pembangunan Tol Semarang—Demak dilakukan dengan skema Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Jalan tol ini terbagi menjadi dua seksi, Seksi 1 (Semarang – Sayung) sepanjang 10,69 km merupakan dukungan pemerintah. Sementara Seksi 2 (Sayung – Demak) sepanjang 16,31 km merupakan tanggung jawab Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Pembangunan Seksi 1 masih dalam proses pengajuan Green Book dan penyusunan Desain Rencana Teknik Akhir (RTA). Sementara progres pembangunan Seksi 2 sudah mencapai 30,53% untuk pembebasan lahan dan 10,56% untuk fisik. Konstruksi Seksi 1 direncanakan selesai pada akhir 2022 dan Seksi 2 ditargetkan selesai Juni 2022.

Secara teknis Tol Semarang—Demak direncanakan memiliki dua simpang susun. Kecepatan rencana 100 km/jam dengan arah pelebaran pada jalan tol ke dalam dengan jalur awal 2×2 dan jalur akhir 2×3. Kehadiran Tol Semarang—Demak nantinya selain akan mendukung kawasan industri juga akan mendukung Demak sebagai kawasan wisata religi.

Anggaran pembangunan tol menelan investasi Rp 15,3 triliun dilaksanakan kontraktor PT Wijaya Karya, PT Pembangunan Perumahan KSO, konsultan supervisi PT Virama Karya dan konsultan perencana PT LAPI – ITB. (Mes/***)

0 0 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x