Paket Sepakat, Bimbel PDP2 Membludak

by redaksi

Pelaksanaan program “Sepakat Persiapan Ujian Her PDP-2”, yang digelar tim Sukses Balon DPN Paket Sepakat, 9 Juli 2020 diluar dugaan. Bimbingan yang digelar kelas on-line via Zoom maupun kelas tatap muka itu sangat diminati anggota MAPPI-P yang sedang menempuh Pendidikan PDP-2. Namun, untuk kelas on-line pesertanya melebihi kapasitas.

Wartapenilai.id—Bisa jadi peserta yang sudah mendaftar kelas on-line bimbingan belajar menghadapi ujian Her PDP2 MAPPI, harus bersabar tidak kebagian kelas. Tim Sukses Paket Sepakat, awalnya hanya membatasi peserta kelas on-line berkapasitas 100 dan ternyata yang mendaftar membludak melebihi kapasitas hingga 140 peserta.

Salah satu Tim Sukses Paket Sepakat, Firmasyah meminta maaf pada peserta yang belum kebagian kelas on-line. Menurut dia itu diluar dugaannya, awalnya di targetkan 100 peserta, yang mendaftar melebihi kapasitas. “Kami Panitia Bimbel PDP-2 Batch 1, mohon maaf pada teman-teman yang belum bisa masuk di bimbel virtual yang digelar 10.00-14.00, karena kapasitas saat ini baru 100 peserta,” terang Firmasyah.

Terbatasnya kapasitas itu membuat peserta yang tidak bisa masuk, harus rela menyaksikan di chanel teman yang masuk. Itu ditandai dengan chanel yang tidak memperlihatkan peserta, tandanya chanel dipakai rame-rame. “Itu jelas chanel yang banyak disaksikan dan menunjukan antusias peserta, tambah Firmasnyah.

Meski demikian, pihaknya akan mengantisipasi batch berikutnya untuk meningkatkan kapasitas daya tampung peserta bimbingan belajar gratis melalui Zoom. “Sekali lagi mohon maaf,” jelas Firmasyah di WA Group Bimbel PDP2 Properti. “Bimbingan belajar ini untuk mendorong peserta lolos ujian PDP2 dan bisa melanjutkan mengambil PDS. Kita dorong agar di MAPPI banyak penilai  ber-Register Menteri Keuangan (RMK),” terangnya.

Tidak hanya kelas on-line, tim sukses Paket Sepakat, juga menggelar bimbingan belajar untuk menyosong ujian Her PDP2 secara tatap muka. Ini dilakukan di bilangan Kuningan Jakarta Selatan, namun tetap menjalankan protokol kesehatan. Peserta, dibagi masker yang berlogo “Sepakat”. Kelas tatap muka ini digelar pukul 14.00-17.00 dihadiri 26 peserta.

Pemaparan materi bimbingan belajar menghadapi ujian Her PDP2, banyak mengulas kisi-kisi dan strategi menjawab soal-soal yang menjebak. Serta teknis menjawab soal dengan cepat tanpa melakukan coretan di kertas. Cukup dengan kalkurator, hitungan future value bisa diperoleh dengan tepat.

Pemateri Hardinal mengulas teknik time value of money disertai pembahasan soal dan praktik pengunaan perhitungan dengan kalkulator. Menjawab time value of money dengan berbagai variasi soal, cukup diselesaikan dengan kalkulator tanpa coretan perhitungan di kertas. Biasanya, Hardinal menambahkan peserta ujian banyak yang terjebak dan mengalami sulit untuk menjawab dengan cepat, meskipun sudah tahu rumus time value of money. “Tidak perlu banyak menghapal rumus, future value yang bisa dikembangkan menjadi present value maupun future value series of payment (sinking fun),” terang Hardinal.

Lebih lanjut, Hardinal menjelaskan yang penting peserta selalu ingat, dan memahami dua rumus utama yaitu future value dan future value Series of payment. Selain itu memahami titik awal perhitungan adalah sekarang (now) satu tahun ke depan baru dikatakan sebagai tahun ke satu. Pada FV Series of Payment (sinking fun) pembayaran tiap tahun itu dimulai 1 tahun depan bukan dimulainya dari sekarang (saat ini). Hardinal juga memberikan contoh penyelesaian soal dengan cepat hanya memakai kalkulator. “Untuk semua perhitungan itu bisa memaksimalkan penggunaan kalkulator yang memiliki M+, MR,” terangnya.

Sementara, Junaidi Amral, membawakan materi analisa pasar dan high best use (HBU), serta pendekatan penilaian (pasar, biaya dan pendapatan). Junaidi juga banyak memberikan trik dan strategi menjawab soal dengan tepat tanpa terjebak pada soal-soal ujian Her PDP2 yang menjebak. Seperti penyusutan, terang Adi, yang tidak bisa mengurangi biaya adalah pajak, penyusutan, dan hutang. “Dengan memisahkan mudah bagi peserta menentukan biaya operasi,” terangnya.

Baik Hardinal maupun Junaidi Amral dalam memberikan bimbingan belajar pada penilai yang sedang menempuh PDP2, lebih banyak memberikan soal jawab kasus dan penyelesaiannya. Seperti menentukan total penyusutan, Adi memberikan teknik yang sederhana dan membuat peserta mudah memahami. Soal pun dikombinasikan dengan berbagai sudut pandang penyedia soal ujian Her.

Meski terbilang waktu membahas soal terasa cepat, dan tidak tuntas, baik Hardinal dan Junaidi Amral menyediakan diri untuk peserta bisa berkonsultasi jika menemukan soal yang sulit dikerjakan.

Apa yang dipaparkan pemateri mendapat apresiasi dari peserta, salah satu Amir peserta yang berkantor di bilangan Fatmawati saat ini sedang mempersiapkan ujian Her. Amir mengakui pembahasan bimbingan belajar menghadapi Her PDP2 yang digelar tim sukses Paket DPN Sepakat ini banyak membantu.

Pembahasan detail, mudah dipahami, memakai trik perhitungan kalkulator yang sederhana, belum pernah dia dapat dari pengajar di MAPPI dan itu sangat membantu. “Sayang waktunya terbatas, padahal manfaatnya luar biasa, saya menjadi paham akan trik perhitungan cepat tanpa coretan untuk menjawab soal yang jlemit itu,” terang Amir. Dia berharap, ke depan semakin sering dilakukan bimbingan serupa untuk mempercepat  memenuhi syarat menjadi penilai ber-RMK.

Taufan Setia Nusantara, salah satu tim sukses dalam sambutan penutupan kegiatan bimbingan belajar secara tatap muka menyampaikan terima kasih dan peserta yang hadir maupun yang terlibat dibimbingan on-line untuk selalu memberikan mendukung pada Paket DPN Sepakat untuk membawa perubahan di MAPPI, pada munas mendatang. (***/HS)

 

5 2 votes
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x