Perintis Profesi Penilai Itu Tutup Umur

by redaksi

Kabar duka terhembus dari Berlin, Jerman, Sabtu, 23 Mei 2020. Penilai Senior, yang juga Perintis Profesi Penilai di Tanah Air, Antonius Setiady, dikabarkan tutup umur sekitar pukul 10.00 (WIB Indonesia atau pukul 05.00 (waktu setempat Berlin, Jerman).

Wartapenilai.id—Mendung duka menyelimuti kalangan profesi penilai. Rekan Antonius Setiady tutup umur di usia 74 tahun. Pria kelahiran Tahun 1945 itu, sejatinya sedang menjalani perawatan penyakit (kanker Prostat) kurang lebih 3 bulan di salah satu rumah sakit di Berlin Jerman. Penyakit itu dideritanya sejak tahun 2014 lalu. Yang akhirnya, penilai senior itu berpulang ke Rumah Tuhan.

Beberapa rekan penilai mengungkapkan bahwa Antonius Setiady adalah sosok penilai professional dan konsisten menjalani praktik penilaian. Perusahaan jasa penilaian yang didirikan banyak membantu perusahaan melantai di pasar modal di Indonesia.

Alumus S1 Teknik Mesin, Universitas Trisakti, menjalani praktik bisnis penilai mulai tahun 1973, dengan konsentrasi penilaian mesin. Antonius juga menyelesaikan S2 Teknik Mesin Universitas Trisakti dan ini mengawali karir penilaian pertama di PT Asian Appraisal. Dia Penilai Mesin Senior di Indonesia.

Setelah itu Anton diajak bedol desa membuat PT Insal Utama. Dan tahun 1981 kemudian mendirikan PT Ujatek Baru (UB) dan tahun 2010 berubah menjadi KJPP Antonius Setiady & Rekan (ASR).

Semasa hidupnya, Antonius Setiady tergolong orang yang gemar berorganisasi. Dia termasuk turut serta mendiri Gabungan Perusahaan Penilai Indonesia (GAPPI), sebagai wadah perusahaan penilai kala itu. Juga terlibat mendirikan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

Beberapa jabatan yang pernah emban Antonius Setiady diantaranya sebagai Sekjen MAPPI (1984), Ketua FKJPP (2011), Treasury Lions Clubs of Jakarta Metropolitan (2002-2004), dan menjadi anggota The American Society of Appraisers (ASA), International Association of Assessing Officers (IAAO), The International Institute of Valuers (IIV), The National Association of Indonesian Consultants (INKINDO), Indonesia Chamber of Commerce & Industry (KADIN), The Institution of Engineers of Indonesia (PII).

Antonius Setiady bisa dikatakan pioneer bisnis penilaian di Indonesia. Praktik penilaian di Indonesia yang belum memiliki standar dan masih sepotong-sepotong ilmu penilaian, dialami dan melaju maju mengadopsi perkembangan praktik dan ilmu penilaian terbaik demi kemajuan profesi penelai di Indonesia.

Tahun 1994 profesi penilai baru memiliki Standar Penilaian Indonesia (SPI). Meski terbilang sangat sederhana, hanya setebal 14 halaman, isinya mencakup garis besar prosedur penilaian properti dan mesin. Dan tahun 2007 dikembangkan SPI yang terbilang lengkap dan terus mengalami update hingga menjadi SPI sekarang.

Sembari berkarya, Antonius Setiady bersama rekan penilai lainnya terus meningkatkan kompetensi dan pengetahuan bidang penilaian. Perkembangan praktik penilai di Pasar Modal tidak lepas dari tangan dinginnya. Dia juga terus mendorong praktik penilaian in-line dengan praktik penilaian dari negara maju. Akhirnya, MAPPI pun bisa menyelenggarakan Pendidikan secara mandiri dan mendapat pengakuan dari kementerian pemberi ijin praktik.

Pendidikan penilai di Indonesia terus dikembangkan P1, P2, P3, P4 dan terus berkembang menjadi sekarang PDP1, PDP2, PLP1, PLP 2 hingga ujian sertifikasi profesi. Sebelumnya banyak penilai senior yang mengikuti Pendidikan S2 Penilaian di UTM, Malaysia maupun dari Australia. Semua itu untuk meningkatkan kompetensi penilai di Indonesia dan pergaulan profesinya dilakukan baik di tingkat global maupun nasional yang terus diikutinya.

Hingga tulisan ini diturunkan, wartapenilai.id belum mendapatkan kabar Jenazah Almarhum akan diterbangkan ke Indonesia. Atau dilakukan kremasi di sana.

Yang jelas, perkembangan profesi penilai saat ini tak bisa dilepaskan dari apa yang dulu, puluhan tahun lalu, pernah dirintisnya. Selamat Jalan Rekan Antonius Setiady, jasamu untuk profesi penilai selalu di kenang. (HS)

5 1 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x