Meski di tengah Pandemi Covid-19, penilai anggota MAPPI berhasil memilih DPN, DP, DPK periode 2020-2024. Paket Amin Muttaqin Guntur (AMG) mendulang perolehan suara terbanyak, 1.475 suara pada pemilihan dilakukan secara elektronik, yang dipusatkan di Aston Sentul Lake, Bogor.
Wartapenilai.id—Munas XII MAPPI 2020, mencatat sejarahnya tersendiri. Kegiatan Munas yang hampir gagal kedua kalinya ini, sebelumnya akan digelar di Hotel Pulman Jakarta lalu dipindahkan ke Aston Sentul Lake Bogor. Termasuk lokasi pemilihan (Lopem) di Jakarta lainnya dipindah keluar di DKI guna menghindari pelaksanaan PSBB yang di terapkan Pemprov DKI Jakarta.
Seperti Lokasi Pemilihan (Lopem) Hotel Harper Cawang dipindahkan ke Hotel Santika Harapan Indah Bekasi, Hotel Mercure BSD dipindahkan ke Hotel Santika BSD, Hotel Aston Simatupang dipindahkan ke Hotel Bumi Wiyata Depok. Panitia Munas cukup lama mempersiapkan hajatan ini dan beberapa kali melakukan pengunduran pelaksanaan akibat PSBB. Akhirnya panitia Munas XII bisa menggelar pemilihan langsung dengan menerapkan protokol kesehatan di setiap Lopem yang ditentukan, termasuk di 21 Lopem di DPD MAPPI. Pemilihan DPN, DP, dan DPK diikuti 3.114 penilai anggota MAPPI, 19 September 2020, serentak secara Nasional.
Penilai anggota MAPPI yang memiliki hak suara mendatangi Lopem yang ditentukan dan meng-klik pilihan di setiap Lopem yang ditentukan panitia. Pemilihan yang digelar di 26 Lopem, tepat pukul 15.30 dilakukan penghitungan suara, itu diikuti Paket YAD, Paket SEPAKAT dan Paket AMG.
Paket DPN MAPPI terpilih AMG 1.475 suara, SEPAKAT 1.028 suara dan YAD 132 suara.
Sedangkan anggota Dewan Penilai (DP) terpilih: Dewi Smaragdina 1.625 suara (10.33%), Yanuar Bey 1.554 suara (9,88%), Rizki Novarino 1.420 suara (9,03%), Ihot P. Gultom 1.259 suara (8.00%), Deden Irawan 1.225 suara (7,79%), Pung S. Zulkarnain 1.186 suara (7,54%), Iwan bahron 1.147 suara (7,29%), Charlie Simanjuntak 1.106 suara (7,03%), Abdul Rozak 1.082 suara (6.88%)
Sementara, anggota Dewan Pengawas Keuangan (DPK) terpilih: Dewi K. Soeparjono 1730 suara (31.12%), J. Ferdinand H Pardede 1.425 suara (25.63%), dan Lie Sia Widjaja 1260 suara (22.66%).
Bergandengan Tangan
Muhammad Amin usai terpilih menjadi DPN MAPPI 2020-2024 dalam sambutannya mengatakan Munas XII MAPPI, yang dilakukan 4 hari ini merupakan Munas yang paling melelahkan. Bisanya munas hanya cukup dua hari. “Saya ucapakan terima kasih dan berikan apresiasi ke Steering Committee, Organization Committee dan Panlih termasuk unsur kepanitiannya lainnya. Mereka bekerja cukup lama mempersiapkan kegiatan ini, bahkan diundur tiga kali akibat penerapan PSBB di DKI Jakarta,” terang Muhammad Amin.
Lebih lanjut, Muhammad Amin menjelaskan akhirnya Munas XII dilakukan secara daring pun berhasil melaksanakan hajatan empat tahunan MAPPI dengan baik. “Ini bisa menjadi referensi pemilihan daring, dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, prosesnya sangat luar biasa,” jelasnya.
Atas kesuksesan menduduki posisi DPN MAPPI 2020-2024, Muhammad Amin memberikan apresiasi pada seluruh pendukung AMG untuk mengembang amanah sebagai DPN MAPPI. “Hasil perhitungan suara dalam munas kali ini memberikan dukungan suara pada kami. Amanah ini sangat berat bila melihat hasil rekomendasi Munas, yang banyak dan panjang namun tetap harus dikerjakan, itu sangat luar biasa,” tegasnya.
Usai Munas, Muhammad Amin mengharapkan tidak ada lagi nama Paket AMG, Paket SEPEKAT dan Paket YAD namun yang ada DPN MAPPI 2020-2024. Dia meminta pada seluruh penilai di Indonesia untuk bergandengan tangan, kembali saling bahu membahu membangun MAPPI lebih baik. “Kami mohon bimbingan senior penilai maupun arahan, jika salah di tegor. Lebih baik berdebat menyelesaikan masalah internal organisasi dari pada berantem di luar,” ajakan Muhammad Amin.
Apapun yang terjadi MAPPI nomor satu, jika keluar semua penilai sama suara. “Di dalam kita berdebat habis, begitu keluar sama suaranya MAPPI nomor satu,” terangnya.
Sementara Muhammad Adil Muttaqin menambahkan penilai Indonesia telah menjalankan munas dengan baik. Kemenangan yang diraih hari ini, terangnya, bukan kemenangan AMG tetapi kemenangan semua penilai anggota MAPPI. Munas kali ini menghasilkan sesuatu yang luar biasa terutama rekomendasi yang dihasilkan Komisi B sangat bagus untuk perjalanan MAPPI ke depan dan bisa dijalankan DPN terpilih. “Insya Allah AMG bisa menjalankan dan mohon bila ada yang menyimpang dari program kerja tolong diingatkan agar kami bisa menjalankan amanah lebih baik mencapai tujuan kemaslahatan seluruh Penilai Indonesia,” terangnya.
Muhammad Adil Muttaqin akan terus membawa semangat guyub rukun untuk mengelola MAPPI. Guyub rukun menjaga kekompakan, semua satu menjalankan amanah rekomendasi Munas. “Terutama amanah mewujudkan amanah UU Penilai, DPN sebelumnya belum berhasil. Berkat dukungan semua penilai dan stakeholder ke depan bisa wujudkan bersama,” terang Muttaqin.
Sedangkan Guntur Pramundyanto menambahkan Munas XII yang dilakukan secara elektronik hybrid merupakan Munas yang bersejarah buat MAPPI dan diikuti separoh lebih anggota MAPPI. Munas yang berlangsung 4 hari ini sangat melelahkan dan menjadi tonggak kesuksesan MAPPI ke depan. “Rekomendasi Munas harus diwujudkan dan menjadi kewajiban menjalankan rekomendasi dan program itu, dan tentunya menjadi kewajiban kita semua untuk mendukung dan melaksanakannya,” terang Guntur. Jika ada yang salah atau berkelok, bisa diluruskan untuk mencapai cita-cita bersama MAPPI.
Pelaksanaan Munas XII MAPPI 2020, secara elektronik hybrid dan semi konvensional yang digelar 16-19 September 2020, bukan sesuatu yang sempurna. Namun, Paniti Munas XII MAPPI mampu menyuguhkan hajatan empat tahunan sukses di tengah pandemic Covid-19. Meskipun ada kekurangan di sana-sini, yang masih perlu disempurnakan di masa mendatang.
Setidaknya, profesi penilai Indonesia berbangga diri, sukses menggelar pemilihan DPN, DP, DPK secara serentak di 26 Lokasi Pemilihan secara nasional, dilakukan secara elektronik, dan diikuti separoh lebih anggota MAPPI. (***/HS)