Wartapenilai.id—Sebanyak 143 Pejabat Fungsional Penilai Pemerintah (PFPP) dilantik oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Isa Rachmatarwata. Dalam menjalankan tugas, Isa Racmatarwata, mewanti-wanti PFPP selalu menerapkan dan taat pada standar praktik dan etik. Memalui PFPP bisa mewujudkan praktik penilaian semakin professional dan menjadi lebih baik, terangnya saat melantik via daring, 9 Juli 2020.
Kepatuhan terhadap standar dan etik, Isa menegaskan menjadi landasan tegaknya sikap professional pada diri penilai pemerintah. Penilai pemerintah harus mampu menjadi profesional yang disegani, bukan karena sebagai aparat dari pemerintah, namun sebagai profesional yang bekerja untuk instansi pemerintah. “Tegaknya profesionalisme penilai di lingkungan Kementerian Keuangan, khususnya DJKN, menjadi modal untuk memperbaiki dan menyempurnakan profesionalime.
Sebelum dilantik para PFPP itu mendapat pembekalan melalu FGD yang di gelar Direktorat Penilaian DJKN. Focus Group Discussion (FGD), untuk membekali kompetensi para calon pejabat fungsional penilai pemerintah. FGD untuk membekali dan meningkatkan kompetensi para pejabat fungsional penilai pemerintah (PFPP) sebelum menjalankan penugasan baru di lingkungan DJKN, via Zoom, 7 Juli 2020, dilansir dari djkn-kemenkeu.go.id.
Direktur Penilaian, DJKN, Kurniawan Nizar menjelaskan kompetensi dan profesionalisme menjadi suatu keharusan dan hal penting yang harus dimiliki PFPP yang akan dilantik di lingkungan Kementerian Keuangan. Penilai yang mendapat amanah baru, terang Kurniawan Nizar, harus mampu menunjukan pejabat fungsional penilai pemerintah profesional.
Sementara, Kepala Subdirektorat Kualitas Penilai Pemerintah Direktorat Penilaian DJKN, Ahid Iwaludin, menambahkan proses pengangkatan JFPP yang panjang dapat menjadi semangat ASN yang diangkat menjadi penilai pemerintah mampu menunjukan kinerjanya membangun negara. ”Memperjuangkan sesuatu yang bernilai dan berharga tentunya perjuangannya akan lebih dibandingkan hal-hal yang sifatnya biasa,” ujar Ahid.
Lebih lanjut, PFPP akan dilantik untuk mempersiapkan dan mempelajari materi-materi dalam mengembangkan pekerjaannya. Ahid pun berpesan agar para pejabat fungsional dapat bekerja lebih profesional lagi dalam manajemen keuangan negara terutama dalam hal pemetaan nilai kekayaan negara. “Saya berharap karir menjadi semakin lebih baik lagi, bisa bersikap lebih profesional, sehingga bisa fokus dalam melakukan kegiatan penilaian,” tutupnya. (***/HS)