Menilai Perusahaan Yang Sebanding

by redaksi

Wartapenilai.id—Menilai perusahaan sebanding, terlihat mudah dan cara yang paling umum menggunakan analisis perusahaan yang sebanding atau comparable company analysis (CCA). Pendekatan ini melibatkan pencarian perusahaan publik yang paling mirip dengan perusahaan swasta atau perusahaan target.

Analisis dilakukan dengan memperbandingan CCA, mengevaluasi nilai perusahaan menggunakan metrik bisnis lain dengan ukuran dan industri yang sama. Analisis ini diasumsikan perusahaan sejenis akan memiliki kelipatan penilaian yang serupa, seperti EBITDA/EV. Analis menyusun daftar statistik yang tersedia untuk perusahaan yang ditinjau dan menghitung kelipatan penilaian untuk dibandingkan.

Comparable Company Analysis (CCA), salah satu yang dipelajari para bankir, bagaimana melakukan analisis komp atau analisis perusahaan yang sebanding. Proses menciptakan analisis perusahaan yang sebanding cukup mudah. Informasi yang tersedia di laporan digunakan menentukan perkiraan nilai rata-rata harga saham atau nilai perusahaan.

Proses pembandingan perusahaan berdasarkan metrik yang sama untuk menentukan nilai perusahaan. Rasio penilaian perusahaan menentukan apakah persuahaan dinilai terlalu tinggi atau undervalued. Jika rasionya tinggi, maka persusahaan dinilai terlalu tinggi. Jika rendah, maka perusahaan itu undervalued.

Ukuran penilaian yang paling umum digunakan dalam analisis perusahaan yang sebanding, nilai perusahaan terhadap penjualan, harga terhadap pendapatan, harga terhadap nilai buku, dan harga terhadap penjualan.

Analisis ini dimulai dengan membentuk kelompok perusahaan yang terdiri dari perusahaan sejenis dengan ukuran yang sama di industri atau wilayah yang sama. Investor kemudian membandingkan perusahaan dengan pesaingnya secara relatif. Informasi ini dapat digunakan untuk menentukan nilai perusahaan dan menghitung rasio lain yang digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan kelompok sebanding.

Selain itu ada banyak cara untuk menghargai perusahaan. Pendekatan yang paling umum didasarkan arus kas dan kinerja relatif dibandingkan dengan perusahaan sebanding. Model ini didasarkan pada uang tunai, seperti model arus kas diskonto (DCF), membantu analis menghitung nilai instriksik berdasarkan arus kas masa depan. Nilai ini kemudian dibandingkan dengan nilai pasar aktual. Jika nilai intrinsik lebih tinggi dari nilai pasar, maka saham akan undervalued. Jika nilai intrinsik lebih rendah dari nilai pasar, maka saham dinilai terlalu tinggi.

Selain penilaian intrinsik, analis mengkonfirmasi penilaian arus kas dengan perbandingan relatif, dan perbandingan relatif ini memungkinkan analis mengembangkan tolok ukur atau rata-rata industri.

Ukuran penilaian yang paling umum digunakan dalam analisis perusahaan yang sebanding nilai perusahaan terhadap penjualan, harga terhadap pendapatan, harga ke buku dan harga terhadap penjualan. Jika rasio penilaian perusahaan lebih tinggi dari rata-rata perusahaan, perusahaan dinilai terlalu tinggi. Jika rasio penilaian lebih rendah dari rata-rata perusahaan, perusahaan undervalued. Digunakan bersama-sama, model penilaian intrinsik dan relatif memberikan ukuran penilaian kasar yang bisa digunakan membantu analis mengukur nilai sebenarnya dari sebuah perusahaan.

Selain itu, prosesnya termasuk meneliti perusahaan dari industri yang sama, idealnya pesaing langsung, ukuran, usia, dan tingkat pertumbuhan yang serupa. Biasanya, beberapa perusahaan di industri diidentifikasi yang mirip dengan perusahaan target. Setelah sebuah kelompok industri didirikan, rata-rata penilaian atau kelipatannya dapat dihitung untuk memberikan gambaran di mana perusahaan swasta cocok dalam industrinya.

Sebagai contoh, jika kami mencoba untuk menilai saham ekuitas di pengecer pakaian menengah, kami akan mencari perusahaan publik dengan ukuran dan status yang sama dengan perusahaan target. Setelah peer group didirikan, akan dihitung rata-rata industri termasuk margin operasi, arus kas bebas, dan penjualan per kaki persegi — metrik penting dalam penjualan ritel. (***/)

0 0 votes
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x