LMAN Menempati Gedung Sendiri Ex BPPN

by redaksi

Dengan pindah ke Gedung ex-BPPN, LMAN harus mampu menelorkan inovasi mengoptimalkan aset negara.

Wartapenilai.id—Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), menempati Gedung baru dan diresmikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dalam sambutannya Menkeu mnegaskan LMAN harus mampu mengemban tugas-tugas berat optimalisasi aset negara. Dia berharap seluruh pegawai LMAN, juga siap menghadapi situasi ekonomi global yang akan sangat menantang.

Peresmian Gedung LMAN ini juga dihadiri Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata, Direktur Jenderal Anggaran Askolani, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman, dan beberapa Direktur Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan “LMANers harus siap dan ditantang berpikir jangka panjang, up to date terhadap perkembangan market”, terang Sri Mulyani pada saat peresmian kantor baru LMAN, di Gedung Dhanadyaksa Hutama, Jakarta Pusat, 27 Februari 2020 lalu.

Sri Mulyani memberikan motivasi pada jajajran staf di LMAN untuk teurs menjaga semangat dan menaikan ambisi mengelola dan mengoptimalkan aset negeri. “Saya berharap ambisi kalian bisa dinaikkan setinggi mungkin. Jangan cepat puas, tugas LMAN masih banyak banget,” ujar Sri. Tugas Menkeu yang didelegasikan ke LMAN merupakan bentuk kepercayaan. “Tugas yang saya omongkan ini, trust pada kalian. I trust you guys, I really trust you,” jelasnya.

Selain memompang semangat, Sri Mulyani juga mengapresiasi kinerja LMAN untuk mengoptimalkan aset idle kapasiti. “Gedung Danadhyaksa Hutama ini bentuk komitmen kita bekerja, menjadi nilai tambah dan kontribusi yang tidak hanya kita nikmati sendiri. Kita harapkan bisa meningkatkan value dari aset-aset kita,” ujarnya.

Dengan menenmpati Gedung baru ini, LMAN semakin mampu meningkatkan kontirbusinya pada negara. Tempat baru ini diharapkan memberikan semangat kerja seluruh jajaran LMAN mengelola, menggerahkan semua kreativitas dan inovasi pengelolaan aset negara yang optimal.

Sementara, Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari menambhakan pemindahan tempat kerja ini menjadi milestone transformasi LMAN menuju total asset solution yang dengan property technology. “Hakikatnya gedung ini sarana dan prasana saja, kontennya perubahan atau transformasi budaya kerja, model bisnis, dan pengembangan IT menuju digital pengelolaan aset negara,” ungkapnya.

Gedung bekas ex Badan Penyerhatan Perbankan Nasional (BPPN) ini bukan sekedar transformasi LMAN, juga sebagai wujud kerja LMAN dalam optimalisasi aset dan pengehmatan belanja negara. Dengan memanfaatkan aset Gedung Ex-BPPN itu sebagai tempat LMAN, belanja negaran mampu dihemat 8 miliat per tahun. (djkn/Atur Toto)

0 0 votes
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x