Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPJT PUPR) telah menetapkan tarif baru untuk Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) mulai Selasa 7 Januari 2019 pukul 00.00 WIB.
WartaPenilai.id—PT Trans Lingkar Kita Jaya (TLKJ), di awal tahun mensosialisasikan penerapan tarif baru Tol Cinere Jagorawi dari Seksi 1 dan 2 yang tergabung menjadi satu. Sosialisasi itu dilakukan di 14 titik untuk menginformasikan penerapan tarif terbuka, sebelumnya tarif Tol Cijago seksi 1 dan 2 menganut tarif tertutup.
Direktur Utama PT TLKJ, Hilman Muchsin menjelaskan penyesuaian tarif baru Tol Cijago mengacu pada Keputusan Menteri PUPR No. 1229/KPTS/M/2019. Pemberlakuan tarif baru itu berlaku untuk Tol Cijago Seksi 1 dan 2 yakni Simpang Susun Cimanggis-Simpang Susun Raya Bogor-Simpang Susun Kukusan I.
Tarif berdasarkan Keputusan Menteri, terang Hilman Muchsin untuk kendaraan Golongan I sebesar Rp 9.000 dengan jarak Simpang Susun Cimanggis-Simpang Susun Kukusan. “Nantinya akan diberlakukan sistem transaksi tarif terbuka secara merata di Tol Cijago,” terangnya.
Penetapkan tarif baru di mulai Selasa, 7 Januari 2020) pukul 00.00 WIB. Penetapan tarif baru ini karena dibukanya Tol Cijago seksi 2. Karena Cijago Seksi 2 selama ini belum bertarif. Penetapan tarif itu dengan hitungan average trip length yang mana berubah dengan dibukanya seksi 2.
Sementara, PT TLKJ saat ini terus menggenjot pembebasan lahan ruas Seksi 3 yang baru mencapai 40%. “Kita berharap pembebasan selesai dan bisa dilakukan pembangunan yang membutuhkan waktu 1,5 tahun,” terang Hilman. Dengan selesainya pembangunan ruas seksi 3, jaringan tol menuju bandara menjadi tersambung.
Sebagaimana diketahui, proyek tol Cijago mangkrak cukup lama, dengan perubahan manajemen baru PT TLKJ kini mulai digenjot lagi pembangunannya.
Pengamat Profesi Penilai, Marwan Muchtar menjelaskan adanya manajemen baru PT TLKJ sebagai pengelola Proyek Tol Cijago diharapkan proses pengerjaan bisa berjalan lancar. Dengan pemberlakuan tarif resmi, membuat rasa percaya diri manjemen PT TLKJ, dengan selesainya ruas Seksi 1 dan 2, terang Marwan.
“Untuk itu penghitungan Ganti Rugi pembebasan lahan proyek Jalan Tol Cijago Seksi 3 dan 4 sudah selayaknya dinaikan mengingat potensinya cukup baik,” terangnya. (HS)