PT MPI berencana mengakuisisi saham anak usaha MYRX. Pembelian separuh saham MMJ menggunakan dana rights issue. Saat ini manajemen MPI sedang menunggu hasil penilaian saham oleh KJPP yang ditunjuk.
WartaPenilai.id—Manajemen PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPI), bakal mengakuisisi PT Mandiri Mega Jaya (MMJ), anak usaha PT Hanson Internasional Tbk dan PT Hokindo Properti Investama (HPI), anak usaha PT Rimo Internasional Lestari Tbk (RIMO).
Manajemen PT MPI, saat ini sedang menunggu hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk melakukan valuasi saham anak usaha PT Hanson International Tbk. dan PT Rimo International Lestari Tbk itu. PT Maha Properti Indonesia Tbk adalah emiten yang terafiliasi dengan Grup Mayapada.
PT MPI, per 17 Desember 2019 telah mengumumkan rencana akuisisi 49,99% saham PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) anak usaha milik PT Hanson International Tbk (MYRX), dan 49,99% saham PT Hokindo Properti Investama (HPI) anak usaha PT Rimo International Lestari Tbk. (RIMO).
Sekretaris Perusahaan PT Maha Properti Indonesia, Suwandy mengatakan perseroan akan melakukan pembelian saham anak usaha MYRX (PT MMJ) sesuai Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB). “Kami sedang tunggu penilaian dari KJPP,” terangnya pada Bisnis, 6 Januari 2020.
Sebagian saham emiten MPRO, saat ini, terafiliasi dengan Grup Mayapada. Dimana Tahir mengantongi 16,98% saham MPRO, disusul anaknya Jonathan Tahir dan Jane Dewi Tahir yang masing-masing memiliki 33,99% dan 8,49% saham MPRO.
Pendiri Grup Mayapada, Sri Dato Tahir, seperti diberitakan bisnis sebelumnya, mengatakan perseroan belum berencana membeli maupun akusisi saham dari siapapun.
“Kami tidak pernah ada rencana mau beli atau ambil alih saham, siapapun. Termasuk saham-saham milik Pak Benny [Direktur Utama MYRX Benny Tjokrosaputro], apapun namanya,” ucap Tahir.
Terkait hal itu, Suwandy mengungkapkan perseroan memang tidak berencana mengakusisi atau mengambil alih saham induk perusahaan MMJ yakni MYRX. Selain itu, pembelian pun dilakukan menggunakan dana hasil rights issue bukan kas internal.
“Memang benar, MPRO tidak akan mengambil alih saham emiten MYRX. Kami sedang menjajaki pembelian separuh saham MMJ yang menjadi salah satu entitasnya. Dana pembelian pun berasal dari rights issue,” tambahnya.
MPRO sendiri belum memperkirakan besaran dana yang dibutuhkan perseroan untuk akusisi separuh MMJ. Aksi itu bakal dilakukan setelah penilaian saham yang dilakukan KJPP selesai. (Bisnis/***)