Melanjutkan Program Prioritas Nasional

by redaksi

Kementerian Perindustrian terus berupaya mempersiapkan SDM siap pakai industri melalui berbagai pendidikan dan pelatihan.

WartaPenilai.id—Fokus kerja Kabinet Indonesia Maju, yang ditekankan Presiden Joko Widodo, lima tahun ke depan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan usaha kecil, mikro, dan menengah. Kementerian Perindustrian, terus berupaya merealisasi visi tersebut melalui berbagi program dan kebijakan strtegis.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, usai serah terima jabatan mengatakan semua yang dijalankan Menteri sebelumnya sudah bagus, sekarang tinggal melanjutkan. Sebelumya, Menperin dijabat Airlangga Hartarto, yang kini menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Agus Gumiwang dan Airlangga Hartarto merupakan politisi Partai Golkar dan pernah menjadi legislator di DPR RI.

Pengembangan kompetensi SDM khususnya untuk memenuhi kebutuhan sektor industri, bakal dipasok dari hasil kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi. “Selama ini, Kemenperin sudah punya program Diklat 3 in 1, yang juga akan terus didukung dengan program link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan industry” terang Agus di Jakarta, 23 Oktober 2019.

Periode 2015-2018, Kemenperin mencatat telah menyelenggarakan pelatihan tenaga kerja industri dengan sistem 3in1 (pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penempatan kerja) yang bekerja sama dengan sejumlah sektor industri. Hasilnya, sebanyak 81.176 orang tenaga kerja industri kompeten yang telah terserap di dunia industri. Pada tahun 2019, Kemenperin menargetkan pelatihan industri berbasis kompetensi dengan sistem 3-in-1 ini dapat meluluskan sebanyak 72 ribut orang.

Sementara itu, sejak diluncurkan program vokasi industri yang link and match antara SMK dengan industri pada tahun 2017, Kemenperin telah melibatkan 2.612 SMK dan 1.032 industri. Kegiatan ini menghasilkan sebanyak 4.987 perjanjian kerja sama dan telah menelurkan tenaga kerja industri yang kompeten hingga 594.972 orang. “Kami akan terus mendorong transformasi sektor manufaktur dan pembangunan wilayah-wilayah industri. Bahkan, Bapak Presiden secara khusus menekankan pula pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM),” terang Agus.

Pemerintah pada prioritas industry 4.0 fokus mengakselerasi sektor manufaktur agar melakukan transformasi ke arah industri 4.0 atau digitalisasi. Upaya strategis ini dinilai bisa meningkatkan produktivitas secara lebih efisien sehingga mampu mendongkrak daya saing.

Kemenperin juga proaktif melibatkan IKM nasioal untuk melek digital dengan diluncurkan program e-Smart IKM sejak tahun 2017. Hingga 2019, telah dilaksanakan workshop e-Smart IKM yang diikuti sebanyak 10.038 peserta dengan total transaksi penjualan yang dihasilkan sebesar Rp 3,27 Miliar.

Melalui penerapan industri 4.0, diyakini bisa mengoptimalkan potensi pada penambahan pertumbuhan ekonomi sekitar 1-2% dari baseline pertumbuhan 5%, peningkatan kontribusi industri terhadap PDB hingga 25%, peningkatan net export sebesar 10%, dan menciptakan sebanyak 17 juta lapangan kerja. Aspirasi besar dari sasaran tersebut, menjadikan Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara yang punya perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030.

“Untuk memperluas pasar sektor industri, kami akan menguatkan kerja sama bilateral. Ada empat negara yang potensial,” ungkapnya. Dia juga mendorong percepatan penggunaan energi terbarukan, hingga B-100. “Kami juga fokus terhadap substitusi impor,” imbuhnya.

Koordinasi lintas kemnetrian untuk mengatasi regulasi yang tumpang tindih, untuk membuat industry bergerak lebih cepat.

Agus Gumiwang Kartasasmita, lahir di Jakarta, 3 Januari 1969, putra dari menteri di era pemerintahan Presiden Suharto serta politisi senior, Ginandjar Kartasasmita. Agus menyelesaikan pendidikan S1 di Pacific Western University dan Northeastern University, Amerika Serikat. Pascasarjana Magister Administrasi Publik di Universitas Pasundan, dan program Doktor Ilmu Pemerintahan di Universitas Padjadjaran.(Erwin/Atur)

0 0 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x