Ditengah merebahnya pandemic virus corona (covid-19), MAPPI menggelar desiminasi petunjuk teknis khusus SPI Penilaian dalam kondisi covid-19. Bagaimana anggota bisa terlibat di desiminasi jarak jauh dengan menggunakan webinar?
Wartapenilai.id—Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ditengah pandemic virus corona (covid-19), menggelar “Desiminasi Petunjuk Teknis Khusus SPI Penilaian dalam kondisi covid-19” atau PTKS Pendkovid-19. Agenda tunggal diskusi dan pembahasan materi, Juknis terbatas SPI dalam menghadapi Convid-19.
Desiminasi ini dilakukan jarak jauh dengan video conference menggunakan Webinar, untuk menjaring masukan untuk menerbitkan petunjuk teknis terkait penilaian dimasa serangan covid-19.
Webinar, sejatinya berasal dari dua kata web dan seminar. Jadi Webinar adalah suatu seminar, presentasi, pengajaran ataupun workshop yang dilakukan secara online, atau meeting tatap muka secara online yang disampaikan melalui media Internet yang dapat dihadiri banyak peserta yang berada di lokasi berbeda-beda.
Komite Penyusunan Standar Penilaian Indonesia (KPSPI), MAPPI mengundang seluruh anggota untuk mengikuti video conference Desiminasi yang bakal digelar dalam du akelas. Diseminasi PTKS – PDKBC Batch 1 dilakukan 16 April 2020, mulai pukul 09.30-12.00, yang diikuti penilai MAPPI S Per KJPP satu orang. Kelas ini di batasi 100 peserta dan peserta mendapatkan 2 CPD poin.
Sedangkan Diseminasi PTKS – PDKBC Batch 2 dilakukan 20 April 2020, mulai pukul 09.30-12.00, Penilai MAPPI S Jabodetabek, kelas dibatasi 100 peserta dengan 2 cpd poin.
Memang, sangat dimungkinkan, meski harus menjaga jarak, profesi penilai tetap bisa merumuskan petunjuk teknis SPI Penilaian pada kondisi Covid-19. Perkembangan teknologi saat ini bisa membantu menyelesaikan semua urusan bisnis hinga pendidikan pelatihan tanpa harus tatap muka langsung, pekerjaan menjadi cepat, efisien, tenaga dan hemat waktu.
Diakui sebagai organisasi penilai di Indoensia, MAPPI kerap mengelar pertemuan tatap muka, dengan social distancing akibat pandemic virus corona, meeting tetap bisa dilakukan tanpa kehadiran fisik, yang pesertanya berada di lokasi berbeda.
Dari sekian banyak aplikasi video conference, pengurus MAPPI memilih Webinar untuk melakukan pertemuan, seperti pertemuan desiminasi petunjuk teknis SPI Penilaian ini.
Cara Tergabung Webinar
Webinar ini memungkinkan peserta saling berinteraksi secara langsung melaluai gambar video atau text. Melalui Webinar ini, Anda dapat berinteraksi secara langsung, melalui gambar (video) ataupun text dan chatting. Dan cara kerja Webinar butuh kesiapan pada waktu yang ditetapkan untuk mengikuti seminar di mana pun berada selama Anda terkoneksi dengan Internet. Webinar ini dilakukan dengan software atau layanan Webinar. Jadi peserta yang mengikuti meeting atau pertemuan di Webinar, harus mendaftar terlebih hulu.
Untuk mengikuti meeting webinar, yang perlu dipersiapkan computer, laptop, Smartphone. Namun lebih nyaman peserta menggunakan Komputer PC atau Laptop yang memiliki fitur lebih lengkap daripada Smartphone.
Lalu browser yang sudah terinstal di laptop, dengan browser Chrome, Firefox atau Safari. Terus terkoneksi dengan internet stabil dan cepat. Webinar berjalan seperti online streaming yang membutuhkan kecepatan akses yang tinggi. Jika koneksi internet kurang optimal gambar tersendat serta suara terputus-putus.
Speaker aktif atau headset, jika menggunakan Laptop, pastinya sudah ada speaker built in dengan laptop, pastikan bahwa speakernya dalam keadaan nyala (on). Atau gunakan headset untuk mendengarkan Webinar. Dan email aktif, biasanya saat melakukan pendaftaran Webinar, membutuhkan email aktif langkah-langkah mengikuti webinar.
Untuk mengikuti desiminasi SPI Penilaian di MAPPI, pesertq harus melakukan pendaftaran webinar, masukkan anama dan email untuk mendaftar webinar yang sedang berlangsung. Setelah berhasil melakukan pendaftaran, perlu mencatat Link Webinar. Link ini akan digunakan sebagai pintu masuk saat Webinar berlangsung. Catat tanggal dan jamnya, dan pastikan online di tanggal dan jam Webinar berlangsung.
Seminar jarak jauh, jelas hemat biaya, tidak harus keluar rumah, saat mengikuti Webinar, juga tidak perlu ongkos transportasi. Sangat fleksible bisa dilakukandimana saja, yang penting temmapt nyaman dan koneksi internet stabil. Webinar memungkinkan untuk berinteraksi dengan banyak orang walaupun tidak bertatap secara lansung. (***/HS)