Lelang Jarak Jauh, Jadi Tren di KPKNL

by redaksi

Lelang jarak jauh, tanpa kehadiran fisik, mampu melelang diharga penawaran tertinggi. Inovasi lelang tanpa kehadiran fisik dan layanan jarak jauh terus dikembangkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Inilah bentuk kerja DJKN memberikan layanan di tengah pandemic virus corona yang wajib menjaga jarak, tetap optimal berkarya.

Wartapenilai.id—Siapa bilang di tengah pandemic virus corona (covid-19), kerja dari rumah atau work from home, tidak optimal. Kantor Palayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak berhasil melelang Mobil Land Rover Defender tahun 2013, yang ditawarkan di harga Rp 582,8 juta dan berhasil laku terjual di harga Rp 617,7 juta.

KPKNL terus memasukan pundi-pundi pendapatan ke kas negara, dari penerimaan bukan pajak hasil lelang. Lelang itu dilakukan jarak jauh, tanap kehadirian fisik penjual, saksi, dan pejabat lelang—melalui video conference Zoom, yang berlangsung di KPKNL Pontianak, 9 Maret 2020.

Kepala Seksi Pelayanan Lelang KPKNL Pontianak, Ferry Hidayat, menjelaskan lelang tanpa tatap muka ini salah satu penerapan penerapan Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara No.03/KN/2020 tentang Panduan Pemberian Layanan Lelang pada KPKNL Saat Keadaan Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Perdirjen-03 itu, tambah Hidayat sangat membantu pemohon lelang, utamanya pemohon lelang yang kedudukannya jauh dari KPKNL Pontianak dan saat ini tidak memungkinkan untuk hadir secara langsung. Lelang seperti itu sudah dua kali di gelar di Pontianak, yang sebelumnya dilakukan 31 Maret 2020 lelang dari Kepolisian Resor (Polres) Ketapang.

Kehadiran Penjual dan Saksi lelang digantikan sambungan video konferensi memakai aplikasi Zoom dengan pejabat lelang di KPKNL Pontianak. Selain penjual, saksi dan KPKNL Pontianak, lelang jarak jauh ini diikuti Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Joko Prihanto; Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat DJKN Tri Wahyuningsih Retno Mulyani; Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJKN Kalimantan Barat, Edward UP Nainggolan; Kepala KPKNL Pontianak Indra Safri; dan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Pontianak; Achmat Wahyudi.

Dalam video conference, Joko Prihanto menegaskan kesempatan semacam ini dimanfaatkan untuk pemantauan dari implementasi Perdirjen-03 yang dilakukan Direktorat Lelang. “Di wabah seperti ini, pelayanan lelang semacam ini perlu ditingkatkan, agar semua stakeholder dapat terlayani dengan baik,” jelas Joko.

Tidak hanya itu, KPKNL Tegal juga giat memberikan layanan tanpa tatap muka, layanan melalui via telepon, WA, maupun video conference.

Kepala KPKNL, Tegal, Dwi Hariyanto mengatakan KPKNL Tegal tetap siap siaga memberikan pelayanan penuh kepada masyarakat, di bidang lelang yang merupakan lini bisnis paling banyak berinteraksi dengan masyarakat. “Semua saluran komunikasi digunakan untuk memberikan pelayanan, dari media sosial hingga grup Whatsapp pengguna jasa KPKNL Tegal.

Atas layanan tanpa tatap muka, hingga saat ini tidak ada keluhan dari masyarakat dan mereka sangat mendukung layanan seperti ini. (***/Lajiman)

0 0 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x