Seru! Debat Kandidat Paket Balon DPN MAPPI

by redaksi

Rencana program debat yang dirancang Penitia Munas XII, mendapat sambutan positif dari anggota pemilih maupun dari calon kandidat. Debat kandidat ini diarahkan untuk memantapkan dan menilai kandidat, apa inovasi yang ditawarkan, melalui progam kerja untuk membesarkan MAPPI.

WartaPenilai.id—Memang Panitia Pemilihan (Panlih), Pengurus Pusat MAPPI, belum menetapkan balon yang bakal terlibat pada helatan demokrasi pada Munas XII mendatang. Saat ini Panlih masih dalam proses seleksi persyaratan, verifikasi terhadap tiga Paket Balon DPN yang sudah mendaftar. Jika tidak ada halangan, Panlih bakal mengumumkan penetapan Paket Balon DPN MAPPI pada 3-4 Maret 2020, di Kantor Pusat MAPPI.

Setelah di tetapkan Paket Calon DPN MAPPI, Paket itu oleh Panitia Munas XII, diberikan kesempatan untuk mengikuti debat terbuka atau pemaparan program kerja yang ditawarkan. Program kerja yang dimaksud akan dipaparkan di tengah calon pemilih, agar pemilih memiliki gambaran yang jelas akan kandidat yang layak memimpin MAPPI pada periode mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Munas XII, Panuturi L. Tobing menjelaskan program debat atau pemaparan program kerja Paket Balon DPN MAPPI, memang program baru yang dirancang Panitia Munas XII sebagai ajang sosialisasi dan kampanye damai secara bersama diantara paket. Program semacam itu, memang, sebelumnya tidak pernah ada. Ini semua dilakukan karena MAPPI, telah menjadi organisasi yang besar, termasuk mengelola anggota yang besar.

Selain itu, Tobing menambahkan sebagai organisasi profesi penilai, MAPPI juga banyak menghadapi tantangan yang harus diselesaikan baik secara internal maupun eksternal organisasi. Seperti peningkatkan kompetensi anggota, memperjuangkan regulasi profesi, mendorong anggota mentaati regulasinya sendiri, hingga menghadapi tuntutan terhadap hasil penilaian. “Rencana debat ini tidak seperti debat capres dan cawapres, namun pemaparan program kerja para Paket Calon DPN MAPPI agar mudah dipahami calon pemilih,” terang Ketua Panitia Pelaksana Munas XII, Panuturi L. Tobing di Jakarta.

Program Debat Paket DPN

Terkait rencana debat atau pemaparan program kerja Paket Calon DPN MAPPI, saat dikonfrimasi ke Paket Balon DPN MAPPI mendapat sambutan posistif. Seperti Paket Balon DPN MAPPI, YAD (Yufrizal, Asno, Dedi) menyambut baik rencana program debat itu. “Saya sangat setuju dengan rencana kegiatan itu,” terang Yufrizal Yusuf.

Menurut Yufrizal perdebatan akan memperkuat keyakinan pemilih dalam menilai kandidat Paket Calon DPN MAPPI. Dimana, perdebatan akan melahirkan ide-ide yang saling bersaing untuk meningkatkan pengetahuan pemilih, dan terakhir perdebatan membantu pemilih untuk mengambil keputusan. “Bagi YAD sebagai pendatang baru (bukan incumbent), acara debat ini tentu akan membantu YAD secara lansung untuk bisa menyampaikan program kerja dan solusi yang inovatif dan kreatif terhadap permasalahan dan tantangan yang dihadapi MAPPI periode 2020-2024, secara langsung kepada pemilih,” jelas Yufrizal Yusuf.

Yufrizal menambahkan program debat Calon DPN MAPPI ini bisa digunakan untuk menilai rekam jejak para kandidat yang terlibat pada pemilihan DPN MAPPI di Munas XII mendatang.

Sementara, Setiawan dari Paket SEPAKAT (Setiawan, Prasodjo, Abdullah Fitriantoro) menanggapi rencana debat dan pemaparan program kerja merupakan hal yang biasa saja. “Saya tidak paham urgensinya, karena diantara paket Calon DPN MAPPI program kerjanya mirip-mirip, kalau dilihat persoalan saat ini dan tantangan yang dihadapi MAPPI ke depan,” terangnya.

Meski begitu, Setiawan menambahkan dia juga sulit mengukur seberapa besar perubahan preferensi pemilih dengan adanya debat kandidat Paket Calon DPN MAPPI yang akan dilakukan. “Saya hanya berharap agar semua berjalan dengan lancar, dan berdoa periode ini YMK menetapkan paket yang terbaik dan mampu membawa dan mengawal perubaha-perubahan yang akan dilakukan MAPPI di periode ke depan, agar faedahnya dapat dinikmati seluruh anggota,” jelas Setiawan.

Sedangkan Guntur Pramudiyanto, dari Paket AMG (Amin, Muttaqin, Guntur) menyikapi mungkin Panlih ingin memperkenalkan Paket Calon ke anggota dan dia berharap Panitia tidak membatasi peserta pendukung yang hadir. Terkait program kerja, apa yang disampaikan Guntur sama dengan yang disampaikan rekan sejawatnya. Bahwa, terkait debat pemaparan program kerja, hampir semua Paket Balon DPN memiliki program kerja yang hampir mirip dan sama. “Debat akan lebih pada menonjolkan karakter seseorang, bukan pada program,” jelasnya.

Tanggapan Anggota

Rencana Program debat atau pemaparan program kerja yang direncanakan Panitia Munas XII, juga mendapat tanggapan dari anggota. Seperti Penilai Anggota MAPPI, Uswatun Khasanah menagtakan secara umum niat Panitia Munas XII untuk menyemarakkan Munas XII dan sosialisi program dinilai bagus. Namun, katanya perlu digaris bawahi bahwa semua proses ini tidak boleh meniru pilpres atau pilkada.

“Jangan sampai efek negatif politik masuk dalam Munas MAPPI. MAPPI ada untuk menjaga marwah penilai yg profesional, independent dan berintegritas. Sekumpulan orang-orang yang ber-etika. Jangan hanya karena munas etika-nya menjadi luruh. Negara ini tidak hanya membutuhkan orang pintar tetapi orang-orang yang menjunjung tinggi etika,” terang Uswatun Khasanah.

Lebih lanjut, Uswatun menyarankan jangan sampai politik praktis masuk ke Munas XII MAPPI. “Itu sangat berbahaya. Ke depan akan muncul effeknya,” terangnya lagi. Menurutnya, banyak cara untuk sosialiasi menyampaikan visi misi dan program. “Jaman IT dan medsos sudah menjadi life style kita. Sesedikit mungkin keluarkan biaya agar tidak meniru politik praktis,” jelasnya.

Pada program debat atau penyampaian program kerja, Uswatun mengusulkan lebih pas tanya jawab para Calon. Apa yang disampaikan Uswatun, dia menegaskan tidak mewakili dimana dia berkarya maupun dukungan terhadap Paslon. Semua yang disampaikan demi kebaikan organisasi ini di masa mendatang.

Sementara, Penilai Anggota MAPPI, yang enggan disebutkan namanya menilai bahwa debat kandidat aket Calon DPN MAPPI merupakan ide bagus dan inovatif dari Panitia Munas XII. Dengan program itu semua anggota penilai yang memiliki hak suara bisa mengetahui kemampuan Paket DPN. “Disinilah seluruh pemilih bisa mengetahui kemampuan masing-masing paket DPN untuk memantapkan pilihan mereka,” terangnya.

Tanggapan lain datang dari Penilai Anggota MAPPI, Judi Adrianto Hendrikus. Dia tidak terlalu menyoroti program debat kandidat, namun pengelolaan organisasi dan keuangan bisa dilakukan secara profesional dan transparan. Seperti, audit laporan keuangan organisasi harus dilakukan proses lelang terbuka. “Mungkin, kenyataannya sebaliknya,” terang hendrikus.

Menurutnya, akuntan juga manusia mengikuti pihak yang membayar. Dia menuntur laporan keuangan harus diketahui anggota. “Sampai sekarang laporan keuangan tidak pernah diketahui anggota, seharusnya di publis di website Mapi.or.id. Harus terbuka dong,” terangnya.

Apa yang disampiakan Hendrikus merupakan kritik yang membangun supaya semua menjadi baik. “Positip thinking dan berfikir ke depan, mensejahterakan anggota,” jelasnya. Program debat kandidat, tambahnya tentu bisa digunakan untuk menilai rekam jejak para kandidat. (HS)

0 0 votes
Article Rating
0
FacebookTwitterPinterestLinkedinWhatsappTelegramLINEEmail

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
  1. https://palembang-pos.com/
  2. https://dongengkopi.id/
  3. https://jabarqr.id/
  4. https://wartapenilai.id/
  5. https://isrymedia.id/
  6. https://onemoreindonesia.id/
  7. https://yoyic.id/
  8. https://beritaatpm.id/
  9. https://www.centre-luxembourg.com/
  10. https://jaknaker.id/