Menuju Ketahanan Pangan

by redaksi

Untuk meweujudkan ketahanan pangan, peran Kementerian ATR/BPN cukup besar. Informasi lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) sangat membantu mewujudkan pangan yang tangguh.

WartaPenilai.id—Populasi dunia terus berkembang, tidak berbanding dengan meningkatnya produksi pangan. Populasi di masa depan hadapi ancaman kekurangan pangan. Penyatuan data lahan pangan berkelanjutan (LP2B), membantu proses penyatuan pengendalian pangan.

Kementerian ATR/BPN, menggelar Sosialisasi Data dan Informasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, selama 14-16, di Jakarta, 14 Nopember 2019 lalu. Acara ini diikuti 15 Kantor Wilayah BPN dan 278 Kantor Pertanahan dan bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.

Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah (PPRPT) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Budi Situmorang menyampaikan hal itu pada “Sosialisasi Data dan Informasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan,” di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, 14 Nopember 2019 lalu.

Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) terang Budi Situmorang harus ada bantuan dari berbagai kalangan salah satunya melalui Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Pusdatin). “Pusdatin bukan hanya menyediakan data saja tetapi juga untuk menyatukan semua data yang beragam sehingga akan mempermudah proses LP2B. Sehingga dapat juga membantu proses pengendaliannya,” terang Budi.

Sesuai Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009, LP2B adalah bidang lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsisten guna menghasilkan pangan pokok bagi kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan nasional.

SementaraKepala Pusdatin Kementerian ATR/BPN, Virgo Eresta Jaya mengatakan bahwa yang menjadi salah satu kendala LP2B selama ini adalah data yang ada masih berbeda-beda dan itu masih akan terus bertambah jika tidak dirumuskan. “Harusnya kita memiliki satu data sehingga dapat menjadi rujukan semua yg membutuhkan. Dengan begitu akan mempermudah proses LP2B sehingga lebih akurat,” ujar Virgo Eresta Jaya.

Virgo Eresta Jaya mengajak seluruh peserta yang hadir dalam acara sosialisasi untuk lebih serius dalam menjaga LP2B dan diharapkan peserta dari daerah memiliki inovasi untuk kemajuan tersebut. “Kita membutuhkan masukan dari para peserta sehingga tinggal bagaimana data itu dapat dikolaborasikan untuk memiliki data LP2B dan saya yakin Indonesia dapat menjadi negara yang memiliki pangan yang tangguh,” kata Virgo Eresta Jaya. (Tim)

0 0 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x