Salam Sepakat, Pendidikan Murah Untuk Penilai

by redaksi

Tim Sukses Paket Sepakat kembali menggelar bimbingan belajar (bimbel) gratis yang ketiga, untuk mendorong penilai ber-sertifikasi di MAPPI. Penyegaran Bimbel PDP-2 Properti ini bentuk kepedulian Balon DPN MAPPI, Paket Sepakat memberikan dukungan melalui penyegaran PDP-2, guna memperbanyak kelulusan penilai dasar dan meningkat menjadi ke penilai publik. Ini tidak lain karena kebutuhan penilai di Indonesia jauh dari kurang.

Wartapenilai.id—Penyegaran Bimbel PDP-2 Properti gratis yang digelar via Zoom ini diikuti 159 peserta dan live steaming YouTube yang ditonton 437 peserta. Ini menunjukan antusiasme peserta untuk terus meningkatkan kompetensi penilai dasar untuk meraih Register Menteri Keuangan (RMK). Kegiatan ini digelar Tim Sukses Paket Sepakat, 23 Juli 2020, dari pukul 10.00 hingga 12.30 via Zoom dilanjutkan live steaming YouTube hingga pukul 17.45 WIB.

Abdullah Fitriantoro, salah satu anggota Paket Sepakat (Setiawan, Prasodjo, Kak Toyo), saat membuka bimbel PDP-2 gratis ini mengatakan tujuan semua profesi berorganisasi tidak lain mengelola kepentingan anggota.

Yang utama mewujudkan pelaku profesi ini bisa nyaman dan aman. Nyaman dalam arti pelaku profesi ini mampu bekerja sesuai KEPI, SPI dan aturan yang berlaku. Selain aman, juga profesi ini mampu mensejahterakan pelaku profesi ini dari tingkat bawah hingga top manajemen di KJPP. “Selain nyaman juga ada kesejahteraan bagi anggota. Itulah yang ingin dicapai bila Paket Sepakat dipercaya memimpin MAPPI, terang Abdullah Fitriantoro.

Jika kesejahteraan bagi anggota tidak bisa diwujudkan, jelas Toyo panggilan akrabnya, menjadi bumerang buat KJPP itu sendiri. Karyawan atau staf penilai, bekerja asal atau mudah menerima suap dari pemberi tugas atau klien yang menginginkan nilai yang lebih pada laporan penilaian. Ujungnya, KJPP atau penilai menghadapi risiko atas jasa penilaian yang diberikan.

Selain Abdullah Fitriantoro, Pelaksanaan penyegaran Bimbel PDP-2 Properti gratis yang digelar di bilangan Kebayoran Lama, juga dihadiri Budi Prasodjo. Budi juga menyaksikan bahwa pendidikan on-line via Zoom dan live steaming YouTube ini layak di kembangkan agar biaya pendidikan di MAPPI menjadi lebih murah dan merakyat di kantong penilai. Namun tidak mengurangi kualitas dan mutu keilmuan yang diberikan via on-line.

Lebih lanjut, Toyo menjelaskan bila Paket Sepakat dipercaya memimpin MAPPI akan mewujudkan tiga pilar konstruksi  program kerja yang telah disusun. Pertama, perlindungan, keamanan dan kepastian hukum. Kedua, membangun profesionalisme penilai maju berintegritas dan kompeten. Ketiga, menciptakan lingkungan profesi yang bermanfaat, sejahtera dan kesinambungan.

Menurut pengalaman Abdullah Fitriantoro menjalani bisnis penilaian ini, untuk  menciptakan kesejahteaan penilai, KJPP harus melakukan penghematan dan mengembangkan jasa di luar penilaian. Setidaknya ada 9 jasa diluar penilaian yang masih terbuka untuk dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan penilai. Peluang jasa diluar penilai harus lebih gencar ditawarkan ke klein baru atau pemerintah pusat hingga daerah yang membutuhkan. “Kesejahteran bisa diwujudkan dengan menekan biaya pendidikan dan membuka peluang jasa diluar penilaian,” terang Toyo.

Biaya pendidikan murah, seperti penyegaran Bimbel gratis ini, tidak lain menjadi target Paket Sepakat mengurangi beban pendidikan di setiap KJPP. Dengan biaya pendidikan di MAPPI yang murah, beban KJPP bisa ditekan dan meningkatkan laba. “Laba KJPP menjadi tinggi dan bisa dikembalikan ke karyawan baik berupa peningkatan gaji, tunjangan maupun pemberian bonus” terang Toyo.

Toyo menceritakan beban biaya pendidikan di setiap KJPP sejatinya tinggi setiap tahunnya bisa mencapai Rp 600 juta hingga miliaran rupiah. Tergantung besar kecil-nya KJPP mengelola SDM penilai. Besarnya biaya pendidikan tidak hanya dihabiskan untuk pendidikan di MAPPI tetapi juga peningkatan kompetensi yang dibutuhkan penilai yang tidak disediakan oleh MAPPI cukup besar biayanya.

Abdullah Fitriantoro berjanji bila Paket Sepakat dipercaya memimpin MAPPI bakal mewujudkan biaya pendidikan murah dan terjangkau. Caranya pendidikan dilakukan secara on-line untuk mengurangi biaya transportasi dan akomodasi peserta. “Pendidikan on-line, memang yang masih resisten tenaga pengajar yang belum terbiasa. Dengan Bimbel Gratis ini kita mencoba dan bisa dilihat bahwa pendidikan on-line sejatinya bisa murah dan irama pelaksanaannya bisa semakin diperbanyak,” terangnya.

Kembali ke penyegaran Bimbel PDP-2 Properti, pemateri dibawahkan Hardinal untuk mengulas teori dan praktik time value of money untuk penilaian property, juga disertai pembahasan soal dan trik menjawabnya. Sedangkan Juniadi Amral didampingi Firmansyah membawakan materi analisis pasar. Pemaparan mulai permintaan penawaran, hubungan properti dengan penilaian, kelebihan dan kelemahan investasi properti, analisis highest and best use (HBU), pendekatan penilaian (pasar, pendapatan, biaya), dan pembahasan soal jawab.

Selain itu, Juniadi Amral juga memberikan trik-trik agar lolos ujian HER PDP-2. Diantaranya kuasi konsep penilaian dan rumusnya, berlatih soal secara rutin, membuat ringkasan pelajaran dan rangkuman satu buku, belajar kelompk, dan mampu mempertahankan semangat belajar dan berjaung untuk sukses ujian untuk meraih sertifikasi ijin penilai publik.

Itulah Paket Sepakat bila dipercaya memimpin MAPPI bakal mewujudkan biaya pendidikan murah, agar laba KJPP meningkat dan penilai semakin sejahtera. Serta mendorong KJPP mengembangkan jasa diluar penilaian untuk meningkatkan pendapatannya. Salam Sepakat, pendidikan murah, penilai sejahtera. (***/HS)

4 4 votes
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x