PSBB Dan Profesi Keuangan

by redaksi

Sebagai pembina dan pengawas profesi keuangan, PPPK mengharapkan asosiasi profesi dibawah binaannya bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk mendapatkan pengecualian pemberlakuan PSBB.

Wartapenilai.id—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), berpengaruh terhadap praktik profesi keuangan. Pusat pembinaan profesi keuangan (PPPK) meminta asosiasi profesi keuangan bersinergi dengan otoritas yang memberlakukan PSBBterkait pemberian jasa. PPPK mengeluarkan Pengumuman No. 10/PPPK/2020, pada 10 April 2020.  PPPK juga menghimbau professional keuangan in-line dengan peraturan yang berlaku terkait pencegahan Covid-19.

Penguman itu, terang Kepala PPPK, Firmansyah N. Nazaroedin, dikeluarkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Dimana pedoman itu menetapkan PSBB dilakukan selama masa 14 hari, dan bisa diperpanjang durasi yang sama apabila terdapat kasus baru.

Lebih lanjut, Firmansyah menjelaskan dengan begitu ada konsekuensi peliburan tempat kerja, kecuali kantor-kantor atau instansi strategis. Yaitu kantor atau instansi strategis yang memberikan pelayanan terkait pertahanan dan keamanan, ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.

Profesi keuangan, jelas Firmansyah yang berada di bawah pembinaan PPPK, merupakan kantor penunjang industry jasa keuangan. Diantaranya kantor akuntan publik, kantor jasa akuntan, kantor jasa penilai publik, dan kantor konsultan aktuaria. “Sebagian besar pekerjaan kantor-kantor ini bisa dilakukan di rumah atau tempat tinggal. Itu, sesuai pedoman PSBB, kantor-kantor profesi keuangan juga diliburkan, terangnya.

Kondisi yang terjadi juga di pamahi PPPK, dalam keadaan tertentu yang sangat urgen, profesi keuangan meminta pengecualian dari ketentuan PSBB. Untuk menjalankan praktik profesi, Kepala PPPK meminta asosiasi profesi keuangan bisa berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang menerapkan PSBB agar dapat memperoleh pengecualian peliburan tempat kerja.

Semua pihak harus mematuhi dan mendukung upaya penyebaran covid-19 dan profesi keuangan diharapkan mematuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah. (Humas PPPK/***)

0 0 vote
Article Rating

Baca Juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x